Pages

RSS
be a good daughter, be a good sister, be a good friend and be a good people

cermin

teruntuk sahabat(ku paling setia)
ah.. (menghela nafas panjang). bagaimana kabarmu hari ini teman? ada cerita apa tentang hari ini?
bicaralah dan katakan padaku.. jangan segan apalagi bosan
hai.. kapan kamu akan memulainya?? lekaslah, sebentar lagi akan ada pergelaran orkes malam. mulailah, sebelum suaramu kalah !!
      (MENUNGGU)
oh, begitu..ya, aku paham keadaanmu. memang tidak mudah. sama sepertimu, aku juga begitu. tapi teman, pernahkah kamu berfikir dan memikirkan bahwa ini adalah sebuah proses? cobalah kamu menghitung, mengkalkulasikan keringat dan airmata juga darah yang telah tercurah DEMI KAMU ! 1000 tetes, 100 liter? haha, tidak terhitung kan? tidak terbilang dalam deret angka*.
sekarang, kamu hitung lagi, boleh kalau mau menggunakan kalkulator. berapa banyak waktumu yang terkorbankan untuk mereka? cermati kataku teman, TERKORBANKAN, yah.. ter- ungkapan untuk sebuah ketidaksengajaan. bukan begitu teman ? karna kita memang tak ada niat untuk membalas mereka, menjalani itu sebagai formalitas, bukan prioritas.
teman, telah lebih dari 10 tahun kita hidup dan lebih tepatnya dihidupi oleh mereka. mari mengkalkulasikan lagi berapa rupiah yang telah mereka habiskan uuntuk kita. bukan dalam kisaran ribuan kan? tapi ribuan kali ribuan dan entah berapa banyak. tak terbilang untuk kesekian kalinya. dimulai dari biaya persalinan, perlengkapan bayi, makanan bayi, susu formula, mainan, sepeda pertama kita. lepas balita, masuku masa kanak*, biaya masuk TK, beli ini dan itu untuk kebutuhan anak TK. lepas TK, masuk SD. bayar biaya masuk lagi, beli seragam, sepatu dan tetek bengek lain sampai lulus SD. masa SMP, semakin banyak lagi kebutuhannya. masa SMA, sangat banyak. seandainya nanti jika mereka telah berpulang dan meninggalkan kita, ada sebuah aturan : "kamu harus ganti uang yang telah orangtuamu keluarkan untukmu." dyaaar !! Dengan apa kita harus menggantinya? jual mobil? rumah? perabotan? atau perusahaan? semua itu kita jual tidak akan mampu mengganti semua itu..
teman, Allah mudahkan jalan kita untuk membalas, bukan MENGGANTI. karena memang tak akan bisa diganti. jangan mengeluh di saat kamu berkutat dengan angka* dan rumus*, berpanas*an di tengah lapangan, berdiri berjam* di laboratorium demi seri, seri dan seri. memegalkan kaki, tangan dan pikiran. jangan mengeluh. hadirkan mereka di hadapan kita.
  "ma, pa, yah, bun, pak, bu, be, nyak, bi, mi (dan masih banyak lagi panggilan) ini untuk kalian."
ah, sebenarnya ini untuk kita sendiri. SEEMAS KESUKSESAN yang kita nikmati, dan juga mereka. tapi bukankah kesuksesan adalah sebuah kebahagiaan dan kebanggan mereka? kesuksesan yang membuat mereka berkata "tidak sia* doa siang malamku"
ya, orang tua pasti inginkan itu. melihat anak* tersayangnya hidup dengan layak dan bahagia.
tidak, tidak cuna itu yang musti kita lakukan. ada urusan selain dunia yang harus kita prioritaskan juga.ya, akhirat! you've got the point dude! kamu pernah bilang" aku ingin bahagia di surga dengan orang tua dan keluargaku."|
dalam sehari, minimal 5 kali kita menghadap Allah dan diberi kesempatan untuk berdoa. teman, selipakan selalu nama mereka di doa kita. mohonkan ampun atas dosa* mereka, dan mohonkan keselamatan untuk mereka. doa anak adalah pahala untuk sang anak sampai hari pembalasan kelak. pahala yang terus mengalir sampai kiamat. dan jangan lupa mohonkan surga untuk mereka :) dan juga doa anak dan kesholehan anak akan menolong orangtua saat dimintai pertanggungjawaban oleh Allah.
ya, seperti itulahmaka teman, mulai detik ini, lakukan yang terbaik dan paling baik untuk orang tua kita.
berikan dan hadiahkan seemas kesuksesanuntuk orang tua kita. irang yang terjaga di sepertiga malamnya unutk sekedar mendoakan kita. membanting tulang, bekerja keras agar kita hidup layak, berusaha keras untuk tidak mengecewakan kita. manusia* perkasa kita. dan masih banyak deskripsi orang tua. apapun kalimatnua, orang tua adalah mereka yang patut dapatkan surga atas kita ;))
kamu memang harus setuju, jika kamu tidak setuju dengan ini, lebih baik tidak usah membagi kisahmu denganki.
baiklah, sekarang sudah malam, lekas tidur, jangan sampai ngantuk saat disekolah. aku menunggumu besok pagi saat kamu bercermin. and keep spirit :)




                                                                                          penguatan haha :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar